5

Selasa, 19 Februari 2019

UJIAN 4

- Motivasi saya ingin menambah ilmu pengetahuan di bidang informasi dan teknologi
-   pesan saya semoga di widya informatika ini lebih meningkatkan kualitas dalam segi pembelajaran supaya dapat menciptakan generasi yang baik.
-kesan saya di widya informatika membuat saya lebih mengerti tentang komputer dan membuat saya menjadi lebih baik lagi.
-  ilmu yang saya dapat kan 85% insya Allah bisa meningkat kan lg ilmu saya

kupu - kupu kertasku



UJIAN 2



Kamis, 31 Januari 2019

Budidaya Jamur

Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah

 untuk Pemula 

 

Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah – Ada banyak sekali jenis jamur Tiram (Pleurotus ostreatus), mulai dari abu-abu, tiram putih, cokelat dan juga emas. Masing-masing tentunya punya keunikan sendiri. Selain itu, jamur tiram sekarang bukan lagi bisnis yang asing di telinga.
Kebutuhan akan jamur Tiram ini selalu tinggi karena disukai semua kalangan masyarakat. Bahkan kreasi makanan dari bahan jamur ini juga semakin banyak saja.

CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI RUMAH
1. Memilih Bibit Jamur Yang Baik

 Pilihlah hanya bibit jamur yang baik agar jamur Tiram yang dihasilkan pun nantinya akan baik.  Ada banyak petani jamur Tiram yang tidak memperhatikan hal ini yang akhirnya menyebabkan miselium tidak tumbuh seperti yang seharusnya sehingga panen jamur Tiram pun tidak sesuai harapan.




Untuk mendapatkan bibit jamur Tiram terbaik, kita bisa melakukan dua cara ini:
  • Membibitkan sendiri bibit murni hingga mendapatkan bibit F1
  • Membeli dari instasi penyedia bibit jamur Tiram yang terpercaya
Namun, bila kita masih pemula disarankan untuk membeli saja bibit jamur Tiram yang akan dibudidayakan.
  • Pilih bibit jamur tiram dengan BER sekitar 75%
  • Pastikan miselium berwarna putih dan telah tumbuh penuh merata dimedia tumbuh nya
  • Pastikan tanggal pembuatannya belum kadaluarsa
  • Berkonsultasi dengan petani jamur tiram yangg sudah berhasil
2. Tahap Pembuatan Media Untuk Pertumbuhan Jamur

  • Kesemua bahan ini diaduk rata. Jangan lupa tambahkan air sekitar 60% dari berat bahan.
  • Tutup adukan. Bisa Menggunakan terpal atau plastik.
  • Gunakan plastik ukuran 17×30/20×35/15×30, lalu isi dengan adonan tadi. Ingat, komposisinya juga harus padat.
  • Umumnya baglog ukuran kecil yang sudah diisi adonan bisa mencapai berat 1,8 kg.
3. Fermentasi Media Tumbuh Budidaya Jamur Tiram

Langkah ini cukup penting dilakukan sebelum kita menanam jamur Tiram. Dengan membuat media tumbuh jamur Tiram dengan proses fermentasi, maka hasil jamur yang akan dipanen juga akan memuaskan. Selain itu, proses ini juga akan membunuh jamur liar lain yang berpotensi mengganggu pertumbuhan jamur Tiram
Caranya cukup mudah, diamkan media tumbuh tersebut (lihat poin 2) selama kurang lebih 5 – 10 hari. Hal ini bertujuan agar proses pelapukan atau pengomposan pada material tanah sudah terjadi.

4. Sterilisasi Baglog Jamur Tiram
  • Selanjutnya adalah proses sterilisasi baglog jamur tiram. Yang pasti Anda akan membutuhkan beberapa drum.
  • Drum pertama, isi drum dengan air sekitar 30-50 cm dari dasar drumnya. Kemudian panaskan air dalam drum sampai mengeluarkan uap. Jangan lupa drum ditutup yang sudah dilubangi lalu diisi selang besar untuk dihubungkan dengan drum ke-dua.
  • Aliran uap masuk ke drum ke-dua dari bawah. Kemudian bagian atas ditutup dengan pengencang dari besi yang diberi lubang untuk dihubungkan dengan drum ke-3.
  • Drum ke-3 berisi media juga dan prosedurnya sama seperti langkah di atas.
  • Sampai pada drum terakhir harus pada plastik yang diikat dengan tali tambang. Jangan menggunakan besi karena berpengaruh besar pada tekanan.
 Cara diatas dikenal dengan sistem steriliasi chanel. Cara ini lebih hemat bahan bakar. Ketika suhu media sudah mencapai 60 derajat celcius. Diamkan selama 6 jam dan dingin secara natural. Kalau suhu sudah menunjukkan 40-45 C, buka tutup yang terakhir dan bawa media ke rak.

5. Proses Inokulasi Baglog Jamur Tiram
Setelah proses sterilisasi baglog jamur Tiram selesai dilakukan, selanjutnya pindahkan baglog tersebut ke tempat inokulasi, biarkan selama 1×24 jam agar kembali ke suhu normal. Pastikan bahwa sirkulasi udara di tempat tersebut berjalan dengan baik untuk mencegah baglog tercemar bakteri atau spora pathogen.
Ini adalah tahap-tahap pengisisan bibit ke dalam baglog:
  • Siapkan botol bibit F3, lalu semprot dengan alkohol. Selanjutnya mulut botol sebentar dengan api spiritus sampai sebagian kapas terbakar, lalu matikan api tersebut
  • Buka kapas penyumbat botol, lalu aduk dengan benda yang sudah disterilkan di atas api
  • Pindahkan bibit dari botol ke dalam baglog hingga sebatas leher baglog tersebut, sekitar 10 gr bibit. Tutup kembali baglog tersebut dengan kapas.
6.  Masa Inkubasi Jamur Tiram
Pada tahap inkubasi, jamur tiram harus diletakkan pada suhu ruang dengan rentang 22-28 derajat selsius. Kelembapan yang dibutuhkan yaitu 60-70%. Masa inkubasi ini berlangsung selama beberapa minggu sampai tumbu miselium.
Kalau miselium ini sudah muncul, tutup pada jamur dibuang dan biarkan terbuka. Jangan lupa semprot jamurnya setiap hari untuk menjaga kelembapan. Dalam satu bulan jamur ini akan mulau tumbuh dan besar untuk bisa dipanen.


Cara Panen Jamur Tiram

Para pengusaha budidaya jamur tiram harus memahami cara panennya. Jangan sekali-kali memanen jamur dengan tangan karena bisa menyebabkan luka dan terjadi pembusukan pada jamur tersebut. Panen dilakukan hanya dengan pisau tajam atau cutter bersih.
Potong di bagian pangkal batang, setelah itu langsung diletakkan ke dalam keranjang. Dalam hal ini Anda juga tidak diperkenankan membersihkan jamur di dalam ruangan pengembangbiakan. Untuk pengemasan, masukkan jamur tiram tersebut ke dalam plastik transparan dengan gelembung cukup.
Jangan terlalu banyak udara karena jamur nantinya bisa mengeluarkan gas. Tidak lupa juga, jangan membuka pintu lebar-lebar sehingga cahaya terang masuk. Hal ini akan mengganggu kadar kelembapan ruangan tempat jamur tumbuh.

Proses Pemasaran Jamur Tiram

Tahap terakhir untuk usaha budidaya jamur tiram adalah proses pemasaran. Pemasaran ini tidak harus menjualnya ke pasar saja, menjadi pemasok utama di bidang kuliner juga bagus. Atau kalau Anda ingin membuat produk olahan dari usaha budidaya jamur tiram Anda juga akan memberikan nilai lebih.
Hanya saja energi dan dana yang dikeluarkan di awal akan sangat besar. Ada banyak sekali pengusaha budidaya jamur tiram yang memanfaatkan peluang ini agar omset naik.





 

Tugas video


Di atas adalah cara membuat eskrim




Amazing Life Cycle Of a monarch butterfly

Tugas Video

Kamis, 24 Januari 2019

Postingan Bebas

Kata kata Motivasi Hidup

Contoh Kata-kata Motivasi Hidup

“Orang yang berhasil adalah mereka yang bisa menerapkan hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya.”
“Malas adalah faktor pendorong kegagalan… Dan salah satu ciri-ciri orang malas adalah banyak alasan.”
“Salah satu kunci semangat hidup adalah membuat target hidup… Tanpa target hidup tidak akan memiliki arah yang jelas.”
“Lupakan kebaikan yang sudah kamu lakukan… Dan berpikirlah untuk melakukan kebaikan lainnya… Demikianlah salah satu ciri-ciri orang yang ikhlas.”
“Tahu alasan kenapa orang negara-negara maju bisa menciptakan karya-karya yang luar biasa? Karena mereka selalu bersungguh-sungguh dengan satu tujuan… Tidak mengenal kata menyerah meski sesulit apapun… Dan akan terus berpikir keras untuk meraih kesuksesan.”
 Bedanya orang sukses dengan orang yang tidak sukses yaitu bisa dilihat dari bagaimana mereka menghadapi masalah… Orang sukses senang memecahkan masalah sedangkan orang tidak sukses suka kabur dari masalah.”
“Kamu bisa saja menyembunyikan kesalahan… Tapi tidak untuk penyesalan. Kamu bisa saja menyembunyikan kebohongan… Tapi tidak dengan ketenangan.”
“Ingatlah tidak semua yang menyenangkan itu baik bagi diri kita… Terkadang yang tidak menyenangkan justru malah baik untuk diri kita… Menyenangkan atau tidak, tetaplah berada di jalan yang benar… Dan jalani hidup ini dengan bersyukur.”
“Jadikan sabar sebagai teman baikmu… Karena sabarlah yang akan membawamu pada ketenangan dan kemenangan yang sesungguhnya.”

Kata kata Bijak Penuh Motivasi

Kata-kata Bijak Motivasi
Sumber: japo
Kata kata bijak memang suatu kata yang memiliki makna sangat bagus. Tidak heran jika banyak orang yang merasa senang, tenang, nyaman, dan termotivasi ketika mendengar atau membaca kata kata bijak yang penuh motivasi.
Kenapa kata kata bijak itu seolah-olah bisa menghipnotis pendengar atau pembacanya? Bahkan bisa membangkitkan semangat seseorang hanya dengan kata kata. Jawabannya tidak lain karena kata kata bijak itu bukan sembarang kata.
Kata bijak adalah gambaran dari apa yang pernah dilakukan oleh orang-orang yang sukses dalam pencapaiannya. Sehingga, perkataannya sangat bermakna  dan bisa mendorong semangat seseorang.

Kamis, 17 Januari 2019

Budi Daya Ulat Sutra










Ternak Ulat Sutra


Sepertinya sudah bukan rahasia lagi ya kalau ulat sutera ini sangat tinggi kebutuhannya. Sayangnya masih sedikit yang mencoba usaha budidaya ternak ulat sutra. Padahal kalau dilirik lagi usaha ini peluangnya besar sekali.
Selain untuk dunia fashion, ternyata kepompongnya sering digunakan untuk masker kecantikan. Kadang kita sedikit takut mencoba usaha ini karena kekhawatiran kerugian yang besar. Tapi apakah harus serumit harganya di pasaran?
Harga tinggi, perawatannya juga butuh konsentrasi tinggi? Setelah membaca ulasan ini Anda mungkin baru bisa memutuskan.
 

Sekilas Tentang Ulat Sutra (Ulat Murbei) 

Ulat Murbei atau yang lebih dikenal dengan ulat Sutra adalah salah satu jenis ngengat yang bisa menghasilkan serat atau benang sutra/ sutera. Ulat ini hanya memakan daun Murbei, sehingga untuk membudidayakannya maka peternak harus punya pasokan daun Murbei yang baik.
Dalamperkembangan menjadi ulat, sebutir telur ulat sutera butuh waktu 10 hari agar menetas. Setelah telur tersebut menetas dan menjadi ulat, maka akan terbentuk kepompong mentah.
Kepompong tersebutlah yang nantinya dipintal menjadi benang sutera yang panjangnya bisa mencapai 300 meter hingga 900 meter dengan diamater 10 mikrometer.
Dalam hidup Ulat Sutera terjadi empat fase ganti kulit. Ketika warna kulit ulat Sutera telah kekuningan dan lebih ketat, maka ini menandakan bahwa ulat Sutera tersebut akan segera membungkus diri dan berubah menjadi kepompong.

 

Ulat sutra – Ngengat sutra atau ulat murbei adalah salah satu  serangga dari jenis ulat yang dari sisi ekonomi mempunya nilai yang sangat tinggi. Sebab ulat ini merupakan ulat satu-satunya penghasil serat atau benang sutra.
Adapun makanan ulat sutra adalah daun murbei. Selain daun murbei ulat sutra tidak akan memakannya.
Dalam perkembangan menjadi ulat, maka telur ulat sutera membutuhkan waktu sekitar 10 hari  untuk menetas. Setelah menetas yang kemudian menjadi ulat maka akan membentuk kepompong mentah.
Nah, kepompong mentah ini yang nantinya akan dipintal menjadi benang sutra sepanjang 300 meter sampai dengan 900 meter. Serat atau benang sutra yang dipintal memiliki diameter sekitar 10 mikrometer.
Hal yang cukup mengejutkan dari ulat sutra adalah dalam hal makanan. Bisa dikatakan bahwa ulat sutra termasuk jenis ulat yang sangat rakus dalam hal makanan. Ulat ini akan makan sepanjang hari baik itu siang maupun malam.
Dan ini dilakukannya semata-mata untuk tumbuh dan berkembang lebih cepat. Adapun hal yang perlu diketahui bahwa ulat sutra mengalami empat fase ganti kulit.
Apabila warna kulitnya kekuningan dan lebih ketat ini menandakan bahwa ulat sutra akan segera membungkus diri dengan berubah menjadi kepompong.

 

Cara Budidaya Ulat Sutera Dari Persiapan Sampai Perawatannya


Ruang pemeliharaan untuk budidaya ulat sutera minimal dilengkapi dengan kotak atau rak untuk tempat pemeliharaan ulat sutera, gunting stek, area daun, pisau, jaring ulat, ember/baskom, ayakan, kain penutup daun, hulu ayam, kertas minyak/parafin, kerta alas, lap tangan dan lain-lain.
Pengembangan ulat sutera jenis samia cynthia ricini, mempunyai nilai yang sangat bagus untuk meningkatkan ekonomi di daerah dan kesejahteraan masyarakat daerah. Oleh karena itu, ulat itu tidak makan daun murbei seperti jenis ulat sutera biasa. Melainkan bisa memakan daun singkong yang banyak terdapat di daerah Wonogiri.
Penelitian budidaya ulat sutera pemakan daun singkong yang sedang dikembangkan di Kabupaten Wonogiri, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas petani, kualitas, dan kapasitas produksi pertanian yang belum sepenuhnya di adopsi oleh para petani sebagai masyarakat petani agro industri.
“Jka di bandingkan dengan kain sutera yang berasal dari China, kain tenun sutera kokon ulat sutera pemakan daun singkong kualitasnya lebih bagus. Selain pewarna benang sutera yang di proses dengan cara alami dari makanan yang di makan oleh ulat sutera pemakan daun singkong, siklus cuaca di Indonesia juga sesuai budidaya ulat sutera pemakan daun singkong” Terang Dra.Trimurti,MM

Persiapan Kandang Untuk Budidaya Ulat Sutera


budidaya ulat sutera
Tahapan pertama untuk budidaya ulat sutera ialah persiapan. Untuk mempersiapkan peternakan ulat sutera, ada tiga hal yang paling utama yaitu tempat pemeliharaan, bibit, dan pakan. Kandang ulat sutera berbentuk ruangan dengan rak didalamnya.
Alangkah baiknya sediakan juga dua ruang yang berbeda untuk teknik beternak yang ditujukan untuk ulat sutera kecil dan ulat sutera besar. Pastikan ruangan mempunyai ventilasi dan jendela dan didesinfektan 2 atau 3 hari sebelum pemeliharaan ulat dimulai dengan memakai larutan kaporit 0,5% atau formalin (2-3%) disemprotkan secara merata ke seluruh raungan tempat pemeliharaan.

Bibit Ulat Sutera

bibit ulat sutera
Persiapan yang kedua dalam teknik budidaya ulat sutera ialah menyediakan bibit ulat sutera. Pesanlah bibit sekurang-kurangnya 10 hari sebelum pemeliharaan ulat akan dimulai dan lakukanlah inkubasi supaya penetasannya merata.
Sebarkan telur di dalam sebuah kotak penetasan lalu ditutup dengan menggunakan kertas putih tipis. Selanjutnya simpan pada kotak di dalam tempat sejuk yang terhindari dari sinar matahari secara langsung, di suhu berkisar 25 derajat celcius sampai 28 derajar celcius dan kelembaban sekitar 75 sampai 85%. Setelah terlihat bintik biru di telur, bungkus memakai kain hitam selama 2 hari, dan telur pun akan siap untuk dikembangbiakkan.

Pakan Ulat Sutera

pakan untuk budidaya ulat sutera
aquaculture-info.blogspot.com
Hal yang tidak kalah pentingnya di dalam berternak ulat sutera adalah pakan atau makanan ulatnya. Selain tanaman murbei, ulat sutera juga mempunyai kemamupuan lain untuk memakan tanaman selain tanaman murbei. Pakan tersebut adalah dari daun singkong.
Sebelum melakukan budidaya ulat sutera pemakan daun singkong ini sebaiknya dilakukan penanaman singkong terlebih dahulu supaya ketersediaan pakan ulat sutera saat sudah menetas dan berkembang bisa terpenuhi dengan baik. Dalam hal melakukan penanaman singkong untuk budidaya ulat sutera terdapat 2 metode yaitu Stek mata untuk hasil umbi yang bagus, lalu jarak tanam rapat 5 cm x 5 cm untuk hasil daun singkong yang banyak.

Siklus Hidup Ulat Sutera

siklus hidup ulat sutera
suteraalamiindonesia.wordpress.com
Siklus hidup ulat sutera dimulai dari telur yang menetas menjadi ulat kecil dan berkembang menjadi ulat dewasa, kemudian berubah menjadi pupa atau kepompong, dan akhirnya menjadi ngengat yang akan menetaskan telur lagi. Ada lima fase atau instar selama hidup ulat sutera dimana pada setiap akhir instar, ulat sutera akan mengalami masa tidur atau istirahat, serta pergantian kulit. Pada instar 1 hingga instar 3, ulat sutera disebut ulat sutera kecil, sementara pada instar 4 sampai 5 ulat sutera disebut ulat sutera besar.

Proses Pemeliharaan atau Perawatan Budidaya Ulat Sutera

perawatan dalam budidaya ulat sutera
naturalsilk.wordpress.com
Ulat yang baru menetas dari kotak inkubasi dipindahkan kedalam tempat pemeliharaan untuk ulat kecil dan diberi makan secara teratur tiga kali sehari pada pagi, siang, dan sore hari. Setelah itu, kurang lebih 4 hari, ulat muda akan berada pada akhir instar pertama dan kemudian akan mengalami masa tidur. Pada masa tidur, ulat ditaburi kapur dan tidak perlu diberi makan, serta jangan lupa untuk membuka ventilasi dan jendela supaya udara mengalir dengan baik.Setelah itu, instar kedua pun dimulai. Ulat kembali diberi makan hingga kembali mengalami masa istirahat pada akhir instar.
Lakukan hal yang sama dalam memelihara hingga ulat berada pada akhir instar ketiga. Pada saat tersebut ulat sudah berukuran cukup besar dan harus dipindahkan ke ruangan yang lebih luas dengan suhu 24 sampai 26 derajat celcius dan kelembapan sekitar 70 sampai 75%. Pada instar kelima, ulat akan mulai mengkokon. Ulat yang siap mengkokon dipindahkan kedalam alat pengokonan yang dapat terbuat dari karton, plastik atau bambu. Pengkokonan berlangsung selama sekitar 7 hari dan selanjutnya kokon siap dipanen dan dipasarkan atau diolah sebagai benang bahan baku pembuatan kain sutera.

 


Sejarah Pulau Penyengat

Asal Mula Nama 'Penyengat'
Siapa sangka, Pulau Penyengat yang amat bersahaja, dulu (sekitar tahun 1900) merupakan pusat pemerintahan. Selain istana sebagai tempat tinggal raja, pulau ini juga memiliki mahkamah, rumah sakit, dan sarana transportasi yang memadai. Konon, posisi pulau ini menjadi sangat penting ketika berkobar perang Riau pada akhir abad ke-18. Kala itu, Raja Haji Fisabilillah menjadikan Pulau Penyengat sebagai wilayah pertahanan utama.
Lalu, mengapa pulau ini memiliki nama yang lumayan unik: penyengat? Menurut cerita yang berkembang di kalangan masyarakat setempat, nama pulau ini diambil dari nama hewan lebah atau penyengat. Alkisah, dahulu kala, ada seorang saudagar yang hendak singgah di pulau ini untuk mengambil air.

Pulau Penyengat (atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam sebutan sumber-sumber sejarah) adalah sebuah pulau kecil di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat kota. Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter, berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjung Pinang dengan menggunakan perahu bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.[1]
Pulau Penyengat merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah yang di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi. Sejak tanggal 19 Oktober 1995, Pulau penyengat dan kompleks istana di Pulau Penyengat telah dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan salah satu Situs Warisan Dunia.
 Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah dan memiliki kedudukan yang penting dalam peristiwan jatuh bangunnya Imperium Melayu, yang sebelum terdiri dari wilayah Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga, khususnya di bagian selatan dari Semenanjung Melayu. Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911

  1. Masjid Raya Sultan Riau

Masjid ini awalnya dibangun oleh Sultan Mahmud pada tahun 1803. Kemudian pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman, tahun 1832 masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlihat saat ini. Bangunan utama masjid ini berukuran 18 x 20 meter yang ditopang oleh 4 buah tiang beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan. Pada bangunan Masjid Sultan Riau terdpat 13 kubah yang berbentuk seperti bawang. Jumlah keseluruhan menara dan kubah di Masjid Sultan Riau sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat salat wajib lima waktu sehari semalam.

Berikut ini adalah keistmewaan pulau penyengat:
  1. Pusat pemerintahan kerajaan riau.
  2. Pulau Bersejarah.
  3. Jadi kubu pertahanan perang saudara di johor.
  4. Ada banyak bangunan bersejarah.
  5. Pulau Mas kawin. 

2. Istana Kantor

Istana Kantor adalah istana dari Yang Dipertuan Muda Riau VIII Raja Ali (1844-1857), atau juga yang disebut dengan Marhum Kantor. Selain digunakan sebagai kediaman, bangunan yang dibangun pada tahun 1844 ini juga difungsikan sebagai kantor oleh Raja Ali.
Istana Kantor berukuran sekitar 110 m2 dan menempati areal sekitar satu hektar yang seluruhnya dikelilingi tembok. Bangunan dan puing yang masih ada memperlihatkan kemegahannya pada masa lalu.

3. Balai Adat Melayu

Balai Adat Pulau Penyengat adalah replika rumah adat Melayu yang pernah ada di Pulau Penyengat. Bangunan Balai Adat merupakan rumah panggung khas Melayu yang terbuat dari kayu. Balai Adat difungsikan untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang penting.
Di dalam gedung, kita dapat melihat tata ruang dan beberapa benda perlengkapan adat resam Melayu, serta berbagai perlengkapan atraksi kesenian yang digunakan untuk menjamu tamu-tamu tertentu.
Di bagian bawah Balai Adat ini terdapat sumur air tawar yang konon sudah berabad lamanya dan sampai sekarang airnya masih mengalir dan dapat langsung diminum.

Kamis, 10 Januari 2019

internet pertama ku

 Assalamualaikum wr.wb. 
perkenalkan nama saya Hazirah, tempat tanggal lahir saya di Sei Tohor, tepat nya pada tanggal 02- februari- 2000. dan sekarang umur saya sudah 18 tahun. pada awal saya mengenali atau mempelajari Internet pada waktu saya sekolah Smp. dan pada saat itu saya belajarnya agak sedikit sulit di mengerti, lama kelamaan saya menjadi mudah mempelajarinya. setelah saya Tamat sekolah saya pun 
melanjutkan di Widya Informatika, pertamakali nya saya berfikir di Widya Informatika itu tidak ada pelajaran Internet. Alhamdulilah ternyata ada juga, saya kira cuma waktu di sekolah.
Setelah beberapa minggu saya menjadi Maha Siswa di Widya Informatika saya merasa akrab dan berinteraksi satu sama lainnya secara baik. dan alhmdulilah samapi sekarang saya sudah mudah memahami masalah Internet ini. 
Dengan belajarnya saya di Widya Informatika ini membuat saya lebih mudah mempelajari Internet dan pelajaran lain nya juga. ternyata semua pelajaran yang kami pelajari di Widya Informatika ini adalah untuk memudah kan kami melanjutkan jenjang pekerjaan masa depan Generasi muda. saya pun bertekad akan bersungguh- sungguh belajar di Widya Informatika ini demi masa depan dan cita- cita saya. walau pun saya belum bisa kuliah di tahun ini  Insya Allah Tahun depan saya akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. AMIN...